Oleh: anis378 | 24 Februari 2012

Petunjuk dan Analisa Kerusakan Dengan Selftest Pada UFS

DCT-3

Di bawah ini merupakan permasalah yang terjadi pada ponsel DCT3 :

  1. Pada saat kita klik check atau sebelum melakukan Flashing ada pesan pada Result/Event seperti gambar di bawah ini Permasalahan terletak pada IC Cobba. Solusinya : * Lakukan Reflow atau ganti pada IC Cobba

DCT 3

2. Ketika ada pesan pada Result/Event seperti gambar di bawah ini, Permasalahan di karenakan Hardware tepatnya IC Hagar Rusak Solusinya: * lakukan Reflow atau ganti IC hagar pada ponsel DCT 3

3. Apabila Ada pesan pada Resut/Event seperti gambar di bawah ini : Permasalahan terletak pada Hardware tepatnya IC Flash Rusak Solusinya : *lakukan Reball atau cetak ulang pada IC flash,jika masih bermasalah lakukan penggantian IC Flash
DCT 3

DCT-4

Di bawah ini Permasalahan yang sering di jumpai pada ponsel DCT4 :

  1. Pesan yang tertera pada gambar di bawah ini,Permasalahannya bisa di pastikan 85 % di sebabkan karena IC FLASH Rusak dan 15% IC CPU rusak.

DCT 4

Solusinya :

  • Reball atau Cetak ulang terlebih dahulu pada IC Flash
  • Lakukan Penggantian IC Flash
  • Cetak ulang atau Rebal pada UPP
  • Lakukan Ganti UPP atau IC CPU
2.Apabila ada pesan Seperti gambar di bawah ini permasalahan bisa di sebabkan karena Hardware tepatnya IC CPU atau upp rusak Solusinya : *lakukan Rebal atau cetak ulang pada IC CPU

DCT 4

3.Kasus seperti gambar dibawah ini bisa di akibatkan karena Hardware tepatnya Pada Mjoiner lemah atau rusak. Solusinya : *lakukan penggantian Mjoiner

DCT 4

WD-2

Beberapa kasus di bawah ini merupakan permasalahan pada Ponsel WD2:

1.Permasalahan Seperti gambar di bawah ini bisa di akibatkan karena Hardware tepatnya pada IC CPU atau UPP bermasalah Solusinya : *Lakukan penggantian IC CPU atau UPP

WD 2

2.Untuk kasus di bawah ini sering terjadi karena permasalahan di Hardware tepatnya pada IC flashrong>.Solusinya : *Lakukan pengantian IC Flash Ponsel tapi sebaiknya sebelum melakukan penggantian IC FLASH coba cetak ulang atau Reball IC Flash terlebih dahulu.


3.Pada kasus di bawah ini 85 % permasalahan di sebabkan karena IC ram rusak sedangkan 15 % kerusakan di akibatkan karena IC CPU rusak

Solusinya:

-Reball atau cetak ulang terlebih dahulu IC ram
-Ganti IC Ram dengan yang baik
-Ganti CPU untuk solusi terakhir

4.Pesan seperti gambar di bawah ini jangan langsung di vonis kerusakan di sebabkan pada hardware yang bermasalah tapi sebaiknya periksa terlebih dahulu pada papan board apakah ada yang shot atau tidak (kongsleting), lalu cek pada M-jioner dan SMPS UPP jika semua Oke lakukan pendeteksian dengan menggunakan Power Supply apabila naik sekitar 0,25a kemungkinan besar permasalah di sebabkan UPP rusak Solusinya : *Lakukan penggantian IC UPP

5.Pada Pesan seperti gambar di bawah ini bisa di sebabkan karena Hardware tepatnya 85 % IC Mjoiner Lemah. Solusinya : *lakukan penggantian IC Mjoiner

6.Apabila ada pesan seperti gambar di bawah ini menandakan kerusakan di karenakan komponen pada Ponsel belum di kenali oleh file system yang ada di box.Solusinya : * Lakukan copy pastekan folder Flash yang berisikan file dengan akhiran *fia terbaru di alamat C:\Program Files\Nokia\Phoenix agar file system mengenali Ponsel yang sedang terpasang di box

7.Untuk Pesan yang tertulis seperti gambar di bawah ini permasalahan di sebabkan karena Hardware tepatnya pada IC Bluetooth.Solusinya : *Lakukan penggantian modul atau IC Bluetooth

Analisa kerusakan Hardware via Selftest

Triks untuk mendeteksi kerusakan hardware menggunakan UFS + HWK bisa di lakukan dengan cara seperti berikut di bawah ini :

1.Klik Check dan Pastikan koneksi Ponsel ke box sudah terhubung dengan baik

2.Klik Selftest untuk menganalisa kerusakan Hardware pada Ponsel

3.Setelah menu selftest keluar,klik pada Selft test untuk memulai proses diagnosa kerusakan pada ponsel

4.apabila ada pesan Failed seperti gambar di bawah ini menandakan Modul Bluetooth rusak. solusinya :*Lakukan penggantian IC Bluetooth.

5.Apabila Permasalahan ini sering terjadi pada IC BLUETOOTH, Langkah pertama yang harus di lakukan adalah buka plat pelindung lakukan REFLOW, bila masih bermasalah lakukan penggantian pada IC Bluetooth.

6.Setelah di lakukan Reflow atau ganti Modul Bluetooth dengan modul yang baru pada saat kita lakukan diagnosa akan ada pesan seperti gambar di bawah ini yang berarti Bluetooth sudah tidak bermasalah lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: